Connect with us

News

PAM Bandarmasih Pasang Pipa 200 mm Baru, Distribusi Air Bersih ke Kuin Cerucuk Mulai Normal

Published

on

HABARPDAM.COM, BANJARMASIN – Pendistribusian air bersih di kawasan Banjarmasin Barat, khususnya di daerah Kuin Cerucuk, kini sudah mulai berangsur membaik.

Setelah sebelumnya sempat mengalami kendala dalam pendistribusian air bersih, kini air sudah mulai berangsur normal, setelah dilakukannya pergantian pipa yang baru dengan diameter 200 mm.

Senior Manager Produksi dan Distribusi PAM Bandarmasih, Zulbadi S.Kom MM mengatakan, sebelum pihaknya telah melakukan pemasangan pipa yang baru dari depan bioskop KCM sampai Kawasan Kuin Pertamina.

Pemasangan pipa tersebut, bertujuan untuk menggantikan pipa yang lama, karena kondisinya yang sudah using, sehingga sudah tidak memungkinkan lagi untuk digunakan.

“Pipa yang lama itu sudah banyak terjadi kebocoran, sehingga membuat tingkat kehilangan air yang cukup tinggi. Oleh sebab itu, kami lakukan pergantian dengan pipa yang baru,” ujar Zulbadi, kepada habarpdam.com, Kamis(10/11/2022).

Dijelaskannya, dengan digantinya pipa yang lama dengan yang baru, sehingga saat proses pergantian pipa sempat membuat pendistribusian ke Kawasan tersebut sempat mengalami penurunan.

”Karena prosesnya kemarin masih berjalan dan belum selesai, makanya pendistribusian air berisih ke Kawasan Kuin Cerucuk mengalami penurunan selama 1 hari lebih,” jelas Zulbadi.

“Namun saat ini kondisinya sudah membaik, pada hari Selasa (8/11/2022) itu, saya ada dihubungi oleh pak Hani, ketua RW nya, mengatakan kalau air sudah mulai mengalir ke rumah warga,” sambungnya.

Oleh sebab itu, pihak PAM Bandarmasih memohon maaf seluruh warga di Kawasan Kuin cerucuk, yang terdampak atas pergantian pipa tersebut.

“Hal itu tidak kami sengaja, kami berkomitmen akan melayani pelanggan dengan sebaik-baiknya. Namun pada saat itu, proses pengerjaan yang belum selesai, sehingga terjadilah kemacetan,” tutur Zulbadi.

Ia juga berharap dengan dipasangnya pipa yang baru ini, tidak ada lagi kebocoran yang terjadi pada pipa yang mengaliri air ke Kawasan tersebut.

“Pada pipa yang baru ini, tingkat kebocorannya tidak ada, sehingga kami tidak lagi kehilangan air,” pungkasnya. (apr)