Connect with us

News

PDAM Bandarmasih Utamakan Kualitas, Meski Kondisi Air Baku Alami Penurunan

Published

on

Gambar : Manajer Produksi 1 Berthy Herwinda, S. KM

HABARPDAM.COM, BANJARMASIN – Kualitas air baku terus mengalami penurunan seiring dengan tingginya tingkat curah hujan dan pencemaran lingkungan.

Kondisi Sungai Martapura memang fluktuatif (berubah-ubah). Pasalnya sungai tersebut lokasinya paling hilir sehingga limbah dan partikel-partikel alam yang dibawa dari hulu hanyut sampai ke Sungai Martapura dan akhirnya ke Sungai Tabuk yang menjadi salah satu intek sumber air baku PDAM Bandarmasih.

Manajer Produksi 1 Berthy Herwinda, S. KM menerangkan, bahwa menurut peraturan gubernur yang menjelaskan air baku digunakan sebagai sumber PDAM harusnya berada di kelas satu.

Namun, saat ini kualitas sungai sumber air baku PDAM Bandarmasih berada di kelas tiga. Telah terjadi pergeseran kualitas karena pencemaran.

“Namun, mau tidak mau kami tetap menggunakan sungai Martapura sebagai salah satu sumber air baku kita,” terangnya pada habarpdam Rabu (12/1/2022).

Untuk mengatasi hal tersebut, maka pihaknya menggunakan bahan penjernih dan pembasmi kuman seperti tawas dan disinfektan serta bahan kimia tambahan lainnya.

“Jika air yang sampai ke pelanggan ada berbau kaporit maka itu membuktikan bahwa air PDAM Bandarmasih aman untuk di gunakan karena telah mengandung disinfektan guna membasmi kuman yang terkandung dalam air,” jelas Winda.

Ia juga menyampaikan, bagaimanapun kondisi sumber air baku, pihaknya akan melakukan berbagai cara untuk membuat output air bersih yang bisa dan aman untuk digunakan pelanggan. Sehingga pelanggan tidak perlu khawatir tentang kondisi air sungai yang telah tercemar.

“Hendaknya kita semua menjaga kelestarian sungai yang menjadi satu-satunya sumber air kita. Jangan membuang sampah dan limbah ke sungai demi kenyamanan bersama,” pungkasnya (Nda)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.